Pages

Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Juli 2010

AKIBAT ROKOK

Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas.

CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
- Gelisah, tangan gemetar (tremor)
- Cita rasa / selera makan berkurang
- Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya Tar dan Asap Rokok
Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
- Batuk-batuk atau sesak napas
- Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas,
lidah atau bibir

Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
- Jantung berdebar-debar
- Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah,
tang erat dengan terjadinya serangan jantung

Gas CO (Karbon Mono Oksida)
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah.
Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen
Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida. Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.
read more.... my soul: remaja

3 Tips Menambah Tinggi Badan

Pelurusan

Melakukan penegakan tulang rangka bagian punggung. Sikap Anda duduk, berdiri dan berbaring. Ketiga sikap utama yang akan menentukan Anda tinggi atau pendek. Jika Anda bisa melatih kebiasaan baru dalam berdiri lurus tegak, duduk lurus punggung, dan berbaring lurus maka dalam kurun waktu 1 bulan saja anda bisa menambah tinggi 2-4 cm. Ingat, hanya dengan sikap lurusnya punggung dan tulang leher saja sudah terlihat hasilnya. Perbaikan


Lakukan perbaikan lewat konsumsi makanan bernutrisi tinggi (sayur hijaun, buah-buah segar). Minum susu berkalsium tinggi. Melakukan senam khusus peninggi badan. Karena saya telah buktikan justru senam-senam khusus nya lah yang membuat saya lebih tinggi plus sehat.



Perangsangan

Yaitu perlakuan untuk merangsang beberapa ruas-ruas tulang yang masih bisa diperpanjang di bagian leher, punggung, dan kaki. Dengan mengkonsumsi beberapa vitamin peninggi badan, suplemen penunjang kesehatan badan, suplemen kalsium tubuh. Jika kita lihat orang yang bungkuk atau pendek, umunya mereka mengalami pembungkukan di bagian punggung. Maka bagian punggung adalah bagian paling penting yang bisa Anda maksimalkan perangsangannya lebih-lebih dengan senam khusus dan olahraga. Macam olahraga yang disarankan adalah basket, volly, badminton, renang, senam khusus.
read more.... my soul: remaja

Sabtu, 19 Juni 2010

Mempelajari Permasalahan Remaja

Masa remaja disebut pula sebagai masa social hunger (kehausan sosial), yang ditandai dengan adanya keinginan untuk bergaul dan diterima di lingkungan kelompok sebayanya (peer group). Penolakan dari peer group dapat menimbulkan frustrasi dan menjadikan dia sebagai isolated dan merasa rendah diri. Namun sebaliknya apabila remaja dapat diterima oleh rekan sebayanya dan bahkan menjadi idola tentunya ia akan merasa bangga dan memiliki kehormatan dalam dirinya. Problema perilaku sosial remaja tidak hanya terjadi dengan kelompok sebayanya, namun juga dapat terjadi dengan orang tua dan dewasa lainnya, termasuk dengan guru di sekolah. Hal ini disebabkan pada masa remaja, khususnya remaja awal akan ditandai adanya keinginan yang ambivalen, di satu sisi adanya keinginan untuk melepaskan ketergantungan dan dapat menentukan pilihannya sendiri, namun di sisi lain dia masih membutuhkan orang tua, terutama secara ekonomis.

Sejalan dengan pertumbuhan organ reproduksi, hubungan sosial yang dikembangkan pada masa remaja ditandai pula dengan adanya keinginan untuk menjalin hubungan khusus dengan lain jenis dan jika tidak terbimbing dapat menjurus tindakan penyimpangan perilaku sosial dan perilaku seksual. Pada masa remaja juga ditandai dengan adanya keinginan untuk mencoba-coba dan menguji kemapanan norma yang ada, jika tidak terbimbing, mungkin saja akan berkembang menjadi konflik nilai dalam dirinya maupun dengan lingkungannya.

Problema berkaitan dengan perkembangan kepribadian, dan emosional.

Masa remaja disebut juga masa untuk menemukan identitas diri (self identity). Usaha pencarian identitas pun, banyak dilakukan dengan menunjukkan perilaku coba-coba, perilaku imitasi atau identifikasi. Ketika remaja gagal menemukan identitas dirinya, dia akan mengalami krisis identitas atau identity confusion, sehingga mungkin saja akan terbentuk sistem kepribadian yang bukan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya.

Reaksi-reaksi dan ekspresi emosional yang masih labil dan belum terkendali pada masa remaja dapat berdampak pada kehidupan pribadi maupun sosialnya. Dia menjadi sering merasa tertekan dan bermuram durja atau justru dia menjadi orang yang berperilaku agresif. Pertengkaran dan perkelahian seringkali terjadi akibat dari ketidakstabilan emosinya.
read more.... my soul: remaja

Cara Membangun Optimisme

"SUDAHLAH! Jangan ngoyo, kita nggak akan berhasil!" Kata-kata seperti ini mungkin pernah kita dengar pada saat orang atau kelompok orang menyusun rencana dan target kerja.

Ada dua kemungkinan mengapa kata-kata ini keluar dari mulut seseorang. Pertama, rencana yang dibuat memang tak realistis. Kedua, ada orang yang selalu memandang berat setiap masalah. Alasan kedua inilah yang biasa disebut sebagai sikap pesimis.

Sikap pesimis merupakan halangan utama bagi seseorang untuk menerima tantangan. Orang yang telah terjangkiti virus pesimis selalu merasa hidupnya penuh dengan kesulitan. Ia selalu berada dalam ketidakberdayaan menghadapi masa depan.

Penyakit pesimis dapat terbangun akibat proses pendidikan yang kurang baik: bisa dari masa kecil atau akibat peristiwa sesaat yang sangat menyakitkan. Penyebab pertama, biasanya akan lebih sulit diperbaiki, karena pesimisme telah menyatu dalam kepribadian orang tersebut. Mereka memiliki konsep diri yang kurang baik dan memiliki pandangan yang buram terhadap kehidupan dan masa depan nya. Sedang pesimisme yang terjangkit akibat pengalaman pahit, lebih mudah diatasi sejauh orang tersebut dapat menata kembali target dan langkah-langkahnya dalam mencapai target tersebut.

Berikut beberapa-hal yang dapat menumbuhkan perasaan pesimistis dalam diri seseorang: 1. Terlalu sering dibantu. Anak yang tumbuh dalam suasana sering dibantu seringkali tak dapat mengenali kemampuannya. Ia akan sering mengatakan, "Saya tak bisa." Ini terjadi karena anak tak dibiarkan menghadapi kesulitan sedikitpun. Ketika si anak mengeluh tentang sulitnya ‘PR’ dari sekolah, orang tua lantas mengambil alih PR tersebut. Ketika anak menghadapi masalah dengan mainannya, orang tua segera mengatasi masalah tersebut. Dalam jangka panjang, anak ini akan tumbuh sebagai orang yang merasa tak mampu menghadapi kesulitan. Ia akan selalu mengharapkan bantuan orang lain dalam mengatasi masalah-masalahnya. Manakala bantuan itu tak ia peroleh, ia pun merasa tak dapat berbuat apa apa.

2. Terlalu sering dilecehkan. Orang yang dalam masa pertumbuhannya seringkali dilecehkan akan menganggap dirinya menjadi orang terbodoh se-dunia. Keadaan ini tentu membuatnya memandang buram potret diri dan masa depannya. Ia juga akan merasa tak mampu mengatasi persoalannya sendiri.

3. Sikap negatif terhadap kegagalan. Kalau kita lihat dalam keseharian, ada orang yang merasa selalu ditimpa kegagalan. Pada kenyataanya, tak ada seorang pun di dunia ini yang selalu gagal dan tak pernah berhasil. Masalahnya adalah bagaimana ia menyikapi kegagalan. Ada orang yang merasa begitu hancur ketika ditimpa kegagalan. Kegagalan menjadi peristiwa yang amat besar dalam hidupnya, sebab keberhasilan tak pernah ia syukuri sedikitpun. Akibatnya, ia merasa sebagai pecundang, bodoh dan tak punya masa depan.

4. Dampak optimisme berlebihan. Optimisme berlebihan seringkali menyisakan pengalaman pahit dalam diri seseorang. Pengalaman ini membuat orang tak lagi bergairah membicarakan target-target yang telah gagal itu. Orang seperti ini menghadapi trauma untuk membicarakan hal tersebut. Keadaan seperti ini tentu akan menyulitkan bagi orang tersebut untuk bangkit dari kegagalan. Ia akan lebih tertarik untuk membicarakan dan memulai hal-hal baru daripada mengulang kembali pengalaman pahit tersebut.



Pesimisme, baik yang dialami oleh individu maupun kelompok, memang harus diatasi. Namun, dibutuhkan keteguhan dalam membatasi masalah kejiwaan yang satu ini, karena pesimisme terbangun dari pengalaman dan kita tak bisa mengubah hal-hal yang telah terjadi. Ada bebarapa hal yang mungkin dilakukan untuk membangun kembali optimisme kita:

1. Temukan hal-hal positif dari pengalaman masa lalu, sepahit apapun pengalaman itu. Dalam kegagalan, sekalipun masih ada keberhasilan-keberhasilan kecil yang terselip, cobalah temukan keberhasilan itu dan syukuri keberadaannya. Upaya ini paling tidak akan mengobati sebagian dari perasaan hancur yang kita derita. "Tapi bagaimanapun saya telah gagal" Buang jauh-jauh pikiran tersebut, karena pikiran tersebut tak akan membantu kita dalam meraih nikmat Allah berikutnya. Allah hanya akan menambahkan nikmatNya pada orang yang mau mensyukuri pemberianNya meskipun nikmat itu sedikit.

2. Tata kembali target yang ingin kita capai. Jangan terbiasa membuat target yang berlebihan. Kita memang harus optimis, tapi kita perlu juga mengukur kemampuan diri sendiri. Kita juga perlu menelaah lebih jeli cara apa yang mungkin kita lakukan untuk mencapai target tertentu. Cara Irak menghadapi agresor/penjajah AS mungkin dapat dijadikan contoh. Dari awal Irak tak mengatakan akan menang dalam pertempuran. Tapi mereka hanya mengatakan "AS akan menghadapi kesulitan jika berhadapan dengan tentara dan perlawanan rakyat Irak." Irak pun menghitung-hitung dalam medan mana ia dapat memberikan perlawanan yang sengit terhadap para agresor/penjajah tersebut. Mungkin Irak berusaha memenangkan pertempuran di medan opini dunia dan jalur diplomatik. Ini adalah satu contoh bagaimana sebaiknya menetapkan target dengan melihat kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki.

3. Pecah target besar menjadi target-target kecil yang dapat segera dilihat keberhasilannya. Seringkali ada manfaatnya untuk melihat keberhasilan-keberhasilan jangka pendek dari sebuah target jangka panjang. Hal ini akan semakin menumbuhkan semangat dan optimisme dalam diri kita. Tentu kita harus terus mensyukuri apa yang kita peroleh dari capaian target-target kecil tersebut. Jangan pernah terbetik dalam hati, "Ah baru segini, target kita masih jauh." Sikap ini sama sekali tak membangun rasa optimis.

4. Bertawakal kepada Allah. Menyadari adanya satu kekuatan yang dapat menolong kita di saat kita menghadapi rintangan merupakan modal dasar yang cukup ampuh dalam membangun optimisme. Bertawakal tentu harus dilakukan bersamaan dengan upaya kita memperbaiki target dan strategi pencapaiannya.

5. Langkah terakhir kita perlu merubah pandangan kita terhadap diri sendiri dan kegagalan. Kita perlu lebih sayang dan menghargai diri sendiri. Jangan kita terus menerus mengejek diri sendiri. "Aku ini orang bodoh, tak bisa apa apa." Ini bukanlah sikap merendah, tapi merupakan sikap ingkar terhadap kelebihan yang telah Allah karunikan kepada kita. Wallahu’alam.
read more.... my soul: remaja

Hati-hati Untuk Yang Sering Masturbasi

Kebanyakan kita (ngaku saja)
beranggapan masturbasi itu hal wajar, kebiasaan ''sehat'' dalam hidup. Tapi jika
sudah berlebihan tetap saja tidak baik dilakukan. Yang jadi pertanyaan penting
adalah, berapa kali masturbasi dikatakan berlebihan? Untuk Anda atau pasangan
yang melakukannya beberapa kali dalam seminggu tak usah membaca artikel ini.
Yang perlu membaca adalah mereka yang melakukan servis swalayan beberapa kali
dalam sehari, setiap hari! Masturbasi berlebihan, bahkan
menjadi pola kompulsif, dapat berdampak negatif pada ketidakseimbangan psikis
dan fisik. Sejumlah pakar menyarankan agar para pria menjaga frekuensi
ejakulasi mereka hanya menjadi beberapa kali dalam seminggu. Namun demikian
bagi mereka yang aktif secara seksual, baik berhubungan intim dengan pasangan dan
melakukan masturbasi juga, sehingga mengalami ejakulasi beberapa kali dalam
sehari mungkin tak percaya saran tersebut. Tapi percayalah, studi menunjukkan
ejakulasi berlebihan itu tidak disarankan. Apa yang terjadi jika masturbasi
dilakukan terlalu sering? Menurut pakar sex, masturbasi berlebihan dapat
merangsang fungsi saraf

parasimpatik/acetylcholine.
Rangsangan berlebihan ini dapat memicu dihasilkannya hormon sex lebih banyak
dan neurotransmiter seperti acetylcholine, dopamine dan serotonin yang
menyebabkan perubahan kimia tubuh.

Efek samping dari perubahan kimia
tubuh mengejawantah pada kelelahan, kerontokan rambut, kehilangan ingatan,
penglihatan kabur serta sakit pada testikel. Masturbasi berlebihan menekan
fungsi sistem saraf dan hati, yang akan menimbulkan kelelahan secara seksual
(terutama pada para laki-laki muda). Hal ini termasuk terjadinya disfungsi
ereksi atau impotensi pada pria sebelum usia matang mereka menjelang.

Kebocoran air mani, keluarnya
sperma dari penis tanpa ereksi, digambarkan sebagai masalah umum lain yang
dihubungkan dengan masturbasi berlebihan. Ih, seram. Ini menjadi pertanda bahwa
saraf yang mengontrol katup ejakulasi melemah sebab terlalu sering digunakan
dan mendapat rangsang berlebihan.

Hal ekstrim yang lain jika
dihubungkan dengan masalah fisik, keinginan berlebihan melakukan masturbasi
menyulitkan hubungan Anda dengan pekerjaan dan keluarga, seperti halnya
kecanduan alkohol atau judi. Pokoknya asyik dengan diri sendiri dan abai dengan
dunia sekelilingnya. Bagaimana cara menghentikan masturbasi? Hal pertama yang
harus dilakukan adalah mengurangi frekuensinya. bagi sebagian orang, ini adalah
hal sulit dilakukan. Tapi bukan hal tidak mungkin jika ada tekad kuat kan?

Jika dari diri sendiri tak mampu,
mintalah saran dari pakar sex, atau bergabung dalam ''klub'' yang memiliki
masalah serupa dan ingin melepaskan diri dari jerat ''kecanduan'' masturbasi.
Anda dapat mendengarkan cerita mereka dan barangkali menemukan teknik mengurangi
dorongan ''swalayan'' dari para teman senasib. Namun jika berbicara di klub
tampak memalukan, datangi saja terapis sex. Tak usaha malu, para terapis itu
sudah terbiasa menangani masalah ini. Anda bukan yang pertama, juga bukan yang
terakhir.
read more.... my soul: remaja

Jumat, 18 Juni 2010

Air Bersih

DEFINISI AIR BERSIH
Air yang memenuhi persayaratan kesehatan untuk kebutuhan minum, masak, mandi dan energi. Air sebagai salah satu faktor essensial bagi kehidupan sangat dibutuhkan dalam kriteria sebagai air bersih. Air dikatakan bersih bila memenuhi syarat sebagai berikut: * Jernih/tidak berwarna.
* Tidak berbau.
* Tidak berasa.
KRITERIA AIR
# Air bersih adalah air yang memenuhi ketentuan baku mutu air besih yang berlaku
# Air baku adalah air yang yang memenuhi ketentuan baku mutu air baku yang dapat diolah menjadi air minum
# Air minum adalah Air yang memenuhi ketentuan baku mutu air minum yang berlaku
TUJUAN PEMBANGUNAN SARANA AIR BERSIH
+ Meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama untuk masyarakat miskin.
+ Meningkatkan dan memberdayaan masyarakat desa dalam pembangunan sarana air bersih dan kesehatan lingkungan.
+ Meningkatkan efisiensi waktu dan effektifitas pemanfaatan air bersih
BEBERAPA JENIS SUMBER AIR BERSIH YANG DAPAT DIMANFAATKAN

Air Permukaan, adalah sumber air baku yang berasal dari : sungai, saluran irigasi, danau, dan waduk. Tiga sisitem pengolahan air permukaan :
o Pengelolaan air permukaan gravitasi sederhana
o Pengelolaan air permukaan gravitasi saringan pasir lambat (SPL)
o Pengelolaan air permukaan non gravitasi
Mata Air, adalah sumber air yang berasal dari permunculan air ke permukaan tanah sebagai akibat dari :
* Adanya tekanan hidrolis disebut Aliran Artetis
* Terhalangnya aliran air oleh lapisan tanah kedap air disebut Aliran Gravitasi Kontak

Ada (2) alternatif sistem pengolahan mata iar untuk air bersih, yaitu :

1. Mata air gravitasi dan kran umum
2. Mata air non gravitasi dan hidran umum
read more.... my soul: remaja

Antasari, Di Tolak KPK

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak permohonan banding Antasari Azhar sebagai terdakwa otak pembunuhan direktur PT Rajawali Putra Banjaran, Nasruddin Zulkarnain. Hakim juga memutuskan untuk menguatkan vonis yang dijatuhkan oleh PN Jakarta Selatan hukuman penjara selama 18 tahun.
"Menguatkan putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan merubah kualifikasi tindak pidana yang dilakukan terdakwa," ujar Ketua Majelis Hakim, Muchtar Ritonga, di PT DKI, Kamis (17/6).
Muchtar menyatakan bahwa tak ada kekeliruan dan penyimpangan yang dilakukan Hakim di PN Selatan.
Hakim juga menolak kesimpulan Kuasa Hukum Antasari yang menilai SMS ancaman yang ia kirimkan ke Nasruddin adalah rekayasa. Menurut majelis hakim, kebenaran SMS tersebut dikuatkan sejumlah saksi yang mengatakan pernah diperlihatkan isi SMS tersebut saat Nasruddin belum dibunuh. Isi SMS tersebut adalah "Maaf, permasalahan ini hanya kita yang tahu. Kalau sampai ter-blow up, tahu sendiri akibatnya."
Ia juga menambahkan, tuduhan rekayasa terhadap perkara Antasari yang dituduhkan kuasa hukum tak beralasan karena mereka tak mnyertakan bukti cukup, serta tak bisa menunjukkan siapa pelaku, dan motif dibalik rekayasa tersebut.
Dijelaskan Majelis hakim, kesaksian dari sejumlah penyidik Polda Metro Jaya juga menyatakan bahwa tak pernah ada rekayasa untuk menjatuhkan Antasari.
Terkait keberatan Kuasa Hukum bahwa hakim tak menggubris alat bukti pistol revolver dan kesaksian sejumlah saksi ahli, hakim juga menolak. Menurut majelis hakim, hakim berhak mengabaikan bukti-bukti tersebut jika sudah ada bukti lain yang menguatkan dakwaan.
Majelis Hakim PT DKI menyimpulkan bahwa memang benar ada keterkaitan yang erat antara pertemuan Antasari dengan Rani, istri Nasrruddin di Hotel Grand Mahakam akhir tahun 2008 dengan pembunuhan Nasruddin.
Walaupun Antasari, menurut Kuasa Hukumnya, tak pernah terbukti memerintahkan langsung dengan bahasa yang jelas pembunuhan terhadap Nasruddin, Hakim berpendapat hal itu tak berarti Antasari tak mengotaki pembunuhan.
Demikian, Antasari diputuskan tetap bersalah, dan harus menjalani hukuman 18 tahun penjara. Ia juga dibebani biaya perkara.
Dilain pihak, Kuasa Hukum Antasari, Juniver Giersang menyatakan bahwa keputusan hakim PT DKI ini tak tepat. Menurut dia pernyataan hakim bahwa rekaman suara adalah alat bukti, tak beralasan.
"Rekaman hanya bisa jadi alat bukti di tindak pidana khsusus," kata Juniver.
Ia menyatakan belum memutuskan untuk mengajukan kasasi. Hal tersebut akan dibicarakan dengan Antasari terlebih dahulu.
Pembacaan putusan banding ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Selain Muchtar Ritonga, majelis hakim persidangan ini adalah I Putu Widnya, dan Putu Supadmi. Antasari diputus bersalah oleh PN Jakarta Selatan sebagai otak pembunuhan Nasruddin 11 Februari 2010 lalu.
Selain putusan terhadap permohonan banding Antasari, hari Kamis ini akan dibacakan juga putusan terhadap permohonan banding terdakwa lainnya, Sigit Haryo Wibisono, Wiliardi Wizar, dan Jerry Hermawan Loe.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merasa prihatin atas keputusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menolak banding mantan ketuanya, Antasari Azhar. Akibatnya, terdakwa pembunuh Nasruddin Zulkarnaen ini tetap mesti menjalani hidupnya selama 18 tahun di penjara.
''Putusan itu wilayah hukum yang dilakukan Pengadilan Tinggi. Secara organisasi wilayah hukum tak bisa mencampuri. Secara pribadi berharap Pak Antasari tabah,'' ungkap juru bicara KPK, Johan Budi SP, di Jakarta, Kamis (17/6).
Johan berharap, posisi KPK dalam persepsi masyarakat tetap kuat dalam pemberantasan korupsi. Pasalnya, peristiwa hukum Antasari beruntut dengan dugaan kriminalisasi serta penolakan banding SKPP dua pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. ''Potongan peristiwa Bibit-Chandra dan Antasari membuat masyarakat berpendapat kinerja KPK melambat itu tak bisa disalahkan,'' ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan, M Jasin, enggan berkomentar. ''Saya tidak berkapasitas untuk memberikan komentar terhadap masalah tersebut,'' kilahnya.

Banding Wiliardi
Permohonan banding terdakwa pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen, Wiliardi Wizar, ditolak Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta.
''Menyatakan bahwa terdakwa Wiliardi Wizar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dan memerintahkan terdakwa tetap ditahan,'' ujar Ketua Majelis Hakim, Celine Rumansi, ketika membacakan putusan, di Jakarta, Kamis (17/6).
Menurut majelis hakim, putusan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah tepat. Wiliardi terbukti menjadi instruktur dalam pembunuhan Nasruddin. Menurut Hakim, Wiliardi sebagai pelaku, menerima anjuran pembunuhan dari Sigit Haryo Wibisono.
Wiliardi kemudian menghubungi Jerry Hermawan Loe untuk mencari eksekutor pembunuhan Nasruddin awal 2009 lalu. Dengan ini, maka Wiliardi harus tetap menjalani hukuman penjara selama 12 tahun sebagaimana diputus PN Jakarta Selatan. Keputusan serupa, sebelumnya, dijatuhkan kepada mantan ketua KPK, Antasari Azhar.
Putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas terdakwa pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen, Sigit Haryo Wibisono dan Jerry Hermawan Loe, juga dikuatkan oleh Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Menurut juru bicara PT DKI, Andi Samsan Nganroe, vonis PN Jakarta terhadap kedua terdakwa tersebut dinilai sudah tepat oleh Majelis Hakim Banding PT DKI.
''Putusan terhadap Jerry dikuatkan sepenuhnya, sementara putusan terhadap Sigid dikuatkan dengan perubahan kualifikasi tindak pidana,'' ujar Andi Samsan, di Jakarta, Kamis (17/6).
Seperti diputuskan Hakim PN Jakarta Selatan, Februari lalu, Sigit Haryo divonis bersalah dengan hukuman 15 tahun penjara. Sementara Jerry dikenai 5 tahun penjara. Dalam pembunuhan Nasruddin, menurut hakim, Sigit Haryo berperan sebagai salah satu penganjur pembunuhan. Sedangkan Jerry dinilai terbukti berperan sebagai penghubung antara Wiliardi Wizar dengan eksekutor, Eduardus Noe Ndopo Mbete.
Banding yang diajukan mantan ketua KPK, Antasari Azhar, dan Wiliardi Wizar juga ditolak majelis hakim PT DKI. Keduanya tetap divonis selama 12 tahun penjata.
LAST_UPDATED2
read more.... my soul: remaja

Harga Beras di 2010 Masih Tinggi

Harga beras di Bandarlampung masih bertahan tinggi pada awal tahun ini dan berpeluang naik lagi berkaitan dengan kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) atas beras dan gabah per 1 Januari 2010.

Beberapa pedagang beras di Bandarlampung, Sabtu, mengatakan, harga beras masih bertahan tinggi seperti pada Desember 2009.

Salah seorang pedagang beras di kawasan Pasar Tugu, Adi, menyebutkan harga beras asalan berkisar Rp5.200- Rp5.500/kg.

Harga beras kualitas sedang berkisar Rp5.600- Rp6.000/kg dan beras premium di atas Rp7.000/kg.

Kenaikan harga beras di Lampung terjadi sejak November 2009 lalu atau menjelang musim tanam padi. Harga beras cenderung bertahan tinggi sejak November hingga akhir tahun 2009, karena petani mulai tidak menjual gabahnya. Mereka lebih memprioritaskan hasil panen musim kering sebagai stok pangan keluarga sampai tiba panen padi musim basah pada Maret-Mei 2010.

Dengan demikian, harga beras pada 2009 sudah jauh di atas harga pembelian pemerintah (HPP).

Dengan dikeluarkannya HPP beras dan gabah tahun 2010, harga beras di Lampung berpeluang naik, meski harga beras saat ini sudah di atas HPP yang diberlakukan per 1 Januari 2010 itu.

Kenaikan HPP beras sebesar 10 persen itu diperkirakan akan mendorong kenaikan harga beras, namun tidak akan menimbulkan lonjakan harga.

Berdasarkan HPP beras dan gabah itu, harga gabah kering panen (GKG) di petani menjadi Rp2.640/kg dan HPP beras menjadi Rp5.060/kg. (ant/npy)
read more.... my soul: remaja

MENGHADAPI MASA PUBERTAS KAUM REMAJA

Berdasarkan prediksi WHO, pada tahun 2000 nanti akan ada 110 juta penderita HIV/ AIDS , dimana 65 % akan menyerang kaum muda. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Jakarta, mengenai perilaku remaja, ternyata sekitar 6-20 persen siswa SMU dan mahasiswa pernah melakukan hubungan seks pra nikah. (Pikiran Rakyat, edisi 31 Oktober 1999).

Tingkat kerawanan masa remaja memang sudah sedemikian mengkhawatirkan. Apabila gejala seperti ini tidak mendapat penanganan yang serius, maka hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kualitas generasi kita di tahun-tahun mendatang. Sejak berabad-abad silam Islam telah memberikan paket solusi yang tepat, namun sayangnya hal ini banyak dilupakan orang, termasuk oleh kaum muslim itu sendiri.
Masa remaja adalah masa transisi yang penuh gejolak. Pada masa ini mulai terjadi perubahan, baik secara fisik maupun psikis. Secara fisik, organ-organ tubuh tertentu, seperti organ reproduksi atau organ seksual dan jaringan syaraf mulai berfungsi. Sedangkan secara psikis, mulai mengalami perkembangan emosional dengan ditandai adanya kecenderungan terhadap lawan jenis, adanya keinginan untuk memiliki teman khusus yang disukai, dan mulai melepaskan diri dari kendali orang tua, dll.

Oleh karena itu, masa ini merupakan fase terpenting dalam kehidupan manusia. Dorongan-dorongan seksual mulai muncul. Apabila tidak diarahkan secara tepat, maka dorongan-dorongan itu akan dapat menjerumuskan para remaja. Apalagi sekarang faktor lingkungan sangat merangsang munculnya penyimpangan seksual (zina). Acara-acara di televisi, tabloid, majalah, internet dan media-media lainnya dapat merangsang untuk mencoba dan menyalurkannya pada hal-hal yang haram.

Masa remaja ini juga sering disebut sebagai masa pubertas yang merupakan salah satu fase pertumbuhan yang dialami seseorang. Masa ini berjalan sekitar delapan atau sepuluh tahun, yakni pada masa antara usia 11 sampai 21 tahun.

Secara individu masa pubertas berbeda antara seorang laki-laki dan perempuan. Dari segi usia, laki-laki menjalani masa ini mulai usia 13 sampai 15 tahun. Sedangkan perempuan mulai mengalami masa iji pada usia 11 sampai 13 tahun. Iklim di suatu daerah pun memberikan pengaruh signifikan. Di daerah beriklim panas, masa pubertas relatif lebih cepat dialami dibanding di daerah dingin atau sedang.

Perubahan-perubahan yang terjadi pada masa ini , disertai dengan gejala-gejala khusus dalam tingkah laku yang menuntut perhatian dan pengawasan. Pada saat ini, mulai muncul misteri-misteri yang mengundang kebingungan dan kegelisahan.

Jika dorongan-dorongan ini tidak disalurkan akan menimbulkan tekanan jiwa akan lahir kekecewaan. Lebih berbahaya lagi,jika pada masa ini tidak disertai dengan bimbingan agama, maka akibatnya adalah sikap kebencian terhadap agama, sikap takut dan akhirnya menghindari nilai-nilai agama. Pergaulan bebas lebih mereka sukai daripada menahan dan mengendalikan hawa nafsu di bawah lindungan agama. Na’udzubillahi min dzalika.

Upaya Solusi Islam

Secara umum, Islam telah memberikan solusi secara preventif, dalam Surat An-Nuur ayat 30 dijelaskan: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka”, sesungguhnya Allah mengetahui apa yang mereka perbuat.” Dan beberapa ayat dalam surat lainnya

Bimbingan agama sejak dini bisa dijadikan sebagai tindakan preventif agar terbangun benteng yang kokoh pada diri si anak untuk menghalau godaan-godaan nafsu syaithani. Hal ini dapat menghindari terjadinya kesalahan anggapan para remaja terhadap ajaran agama. Tidak akan ada lagi anggapan bahwa agama itu sangat membatasi penyaluran seks mereka atau nilai-nilai agama itu identik dengan larangan-larangan yang sangat menakutkan. Akan tetapi justru sebaliknya, agama akan dianggap sebagai jalan menuju keselamatan, sehingga remaja bisa menahan dan menyalurkan dorongan-dorongannya ke arah yang bermanfaat, seperti giat belajar, berjihad, dll.

Akhir-akhir ini, ramai dibicarakan tentang pendidikan seks (sex education) di kalangan remaja sebagai salah satu solusi bagi mencegah maraknya kasus penyimpangan seksual di kalangan remaja. Namun, sejauh ini masih terdapat pro dan kontra terhadap bagaimana cara menerapkan pendidikan seks tersebut pada anak.

Selain secara preventif, Rasulullah SAW pun telah memberikan pelajaran kepada kita bagaimana cara untuk mengatasi atau mengobati penderita penyimpangan seksual ini. Melalui metode dialogis, Rasul SAW memberikan upaya penyembuhan secara tepat dan berhasil. Berikut ini petikan dialog Rasulullah SAW dengan seorang pemuda yang datang menghadap beliau untuk minta izin berbuat zina (melakukan hubungan seks di luar nikah). Karuan saja, para sahabat yang ada di tempat itu mencaci-maki pemuda itu.

Pemuda itu berkata: “Wahai Rasulullah, izinkanlah aku berzina.” Rasulullah SAW tidak serta merta membentak dan mencaci pemuda itu sebagaimana orang-orang yang hadir di tempat itu, Rasul SAW yang mulia ini dengan tenang mendekati pemuda itudan duduk di sampingnya. Kemudian Rasul SAW balik bertanya: “Apakah engkau ingin hal itu (zina) terjadi pada ibumu?” Tentu saja si pemuda tadi tersentak kaget seraya menjawab: “Sekali-kali tidak. Demi Allah yang menjadikan saya sebagai tebusan Tuan.”

Rasul menimpali: “Begitu pula orang lain, tidak ingin hal itu terjadi pada ibu mereka.” Kemudian Rasulullah SAW mengulang lagi pertanyaan serupa sampai tiga kali, dengan menggantiobjek permisalannya, yakni : bagaimana kalau hal itu terjadi pada saudara perempuanmu, saudara perempuan bapakmu, dan terakhir saudara perempuan ibumu.

Dengan berondongan pertanyaan yang bertubi-tubi itu, menjadikan si pemuda semakin yakin bahwa keinginannya itu adalah perbuatan nista dan ia tidak mau memperturutkan hawa nafsunya lagi. Untuk menenangkan hati si pemuda itu, Rasulullah SAW memegang dada si pemuda sambil berdo’a: “Ya Allah, ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya dan peliharalah kemaluannya!” Semenjak itu, pemuda tadi menjadi orang yang arif.

Begitulah Guru Besar kita memberikan terapi yang manjur dan sangat membekas di hati seorang pemuda yang meluap-luap dorongan seksualnya.

Di samping itu, peran orang tua di rumah sangat besar peranannya untuk mencegah terjadinya bentuk penyimpangan seksual pada anak remaja (usia puber). Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh para orang tua dalam membimbing anak-anaknya. Antara lain:

Pertama, anak remaja agar dijauhkan dari segala sesuatu yang dapat mempengaruhi nafsu syahwatnya.

Kedua, hindarkan anak dari kebiasaan melamun atau duduk termenung melambungkan angan-angan negatifnya. Arahkanlah anak terhadap aktivitas-aktivitas positif.

Ketiga, pisahkan tempat tidur anak lelaki dan perempuan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Keempat, apabila sudah terlanjur maka bimbinglah untuk bertaubat, mohon ampunan kepada Allah SWt agar dosa-dosanya terhapus dan tidak mengulangi perbuatan nista itu lagi serta kembali ke jalan Allah SWT.

Wallahu a’lam bishshawab.

Dari berbagai sumber.

sumber : http://agusmupla.files.wordpress.com/2007/10/menghadapi-masa-pubertas.doc
Diposkan oleh Planet di 16:12 0 komentar
Label: Masa Puber, Masa Remaja, Permasalahan Remaja, Remaja
Memasuki Masa Pubertas Tanpa Gejolak
Memasuki Masa Pubertas Tanpa Gejolak

Masa remaja, suatu masa yang setiap orang pasti melewatinya. Begitu menyenangkan namun tidak sedikit yang merasa bingung dan gundah. Kenapa ?

Seringkali seorang anak memasuki masa remajanya tanpa bekal yang cukup, terutama tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya sehingga dapat menimbulkan ketakutan dan keresahan. Hal ini kadang juga dibarengi dengan perasaan malu bertanya kepada orang tua dan lebih memilih tanya pada teman sebaya yang notabene juga senasib dengannya alias sama-sama gak tahu.

Masa pubertas
Masa remaja identik dengan masa pubertas karena pada masa ini telah terjadi kematangan organ reproduksi sehingga terjadi perubahan fisik dan emosi. Perubahan ini adalah suatu hal yang wajar, yang harus mereka kenali dan fahami agar lebih siap, dapat bertanggung jawab terhadap perubahan tersebut, dan tidak menimbul gejolak yang berlebihan.

Terjadinya perubahan ini waktunya tidak sama pada tiap-tiap anak. Umumnya pada remaja putra 11 – 15 tahun, sedang pada remaja putri biasanya terjadi pada usia 9 – 13 tahun. Kematangan alat reproduksi pada remaja putra ditandai dengan keluar air mani (ejakulasi) yang pertama, yang ditandai dengan mimpi basah, kemudian suara menjadi lebih berat, jakun lebih menonjol, dan tumbuh rambut pada beberapa bagian tertentu.

Adapun tanda kematangan alat reproduksi pada remaja putri berupa pinggul mulai membesar, banyak keringat yang sering diikuti timbul bau badan (BB), haid pertama, jerawat, tumbuh rambut halus pada ketiak, kaki, kelamin luar.

Tanda perubahan fisik ini juga dibarengi dengan terjadinya perubahan psikis diantaranya mulai tertarik pada lawan jenis, tidak PD, gelisah, perasaan ingin bersaing.

Tanpa Gejolak
Munculnya tanda-tanda pubertas seringkali menimbulkan gejolak tersendiri bagi seorang remaja. Hal ini dapat diminimalkan dengan adanya dukungan dari orang tua, guru, dan lingkungan berupa bimbingan dan arahan tentang apa dan bagaimana mereka melewati masanya. Remaja tetap berhak melewati masa pubertasnya dengan ceria tanpa hambatan yang berarti.

Ada hal-hal penting yang bisa dilakukan remaja lebih dari sekedar memikirkan perubahan atau kekurangannya antara lain mengembangkan hobi dan kreatifitas, mengembangkan persahabatan, meningkatkan nilai spiritual, meningkatkan prestasi dan mengembangkan pengetahuan.

Sedangkan untuk mengatasi ke-kurangpede-an karena perubahan diri, setiap remaja hendaknya selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya, khususnya organ reproduksinya dengan cara mandi 2x sehari, keramas 2-3x seminggu, rajin membersihkan muka, mengatasi BB dengan deodorant/sejenis, mengganti pakaian dalam setiap hari, makan makanan bergizi, dan olahraga teratur.

Dengan pengetahuan yang cukup dan dukungan yang optimal diharapkan para remaja dapat melewati masa pubertasnya tanpa gejolak.

Apa itu mimpi basah?
Remaja laki-laki memproduksi sperma setiap harinya. Sperma tidak harus selalu dikeluarkan, ia akan diserap oleh tubuh. Sperma bisa dikeluarkan melalui proses yang disebut ejakulasi, yaitu keluarnya sperma melalui penis. Ejakulasi bisa terjadi secara alami (tidak disadari oleh remaja laki-laki) melalui mimpi basah.

Tips merawat kebersihan organ reproduksi

1. Jangan memakai celana dalam yang terlalu ketat (torsio, mengganggu spermatogenesis).
2. Khitan, bagi laki-laki, untuk menjaga kebersihan penis (kulit yang menutupi ujung penis).
3. Haid. Saat haid rajin berganti celana dalam dan pembalut
4. Membersihkan/membilas setelah buang air kecil.
5. Celana dalam harus bersih, sering diganti, dari bahan yang menyerap keringat.
read more.... my soul: remaja

Pola Makan Sehat untuk Ibu Hamil

Pada saat hamil, kebutuhan gizi meningkat, karena proses pertumbuhan janin dan persiapan menyusui ketika bayi lahir. Namun, bukan berarti ibu harus melipatgandakan makanan dari biasanya. Hal utama bukan kuantitasnya, tapi kualitas dari makanan tersebut. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pola makan yang baik selama hami.
1. Mengonsumsi daging, ikan, ayam, telur, keju, dan kacang-kacangan setiap hari.
Makanan ini kaya akan zat gizi, terutama protein. Karena ibu hamil mengalami peningkatan kebutuhan protein, mengonsumsi makanan tersebut setiap hari selama kehamilan sangat dianjurkan. Variasikan bahan makanan tersebut agar ibu merasa bosan.

pola-makan-susu2. Upayakan mengonsumsi susu dan produk olahan susu setiap hari
Makanan dan minuman seperti susu, keju, dan yoghurt kaya zat gizi penting (seperti kalsium) dan zat gizi lain yang dibutuhkan dalam perkembangan janin. Jika memungkinkan, pilihlah produk olahan susu yang dikhususkan bagi ibu hamil karena banyak menyediakan vitamin dan mineral penting. Untuk memenuhi kebutuhan gizi janin, konsumsilah dua hingga tiga sajian produk olahan susu setiap hari.

3. Perbanyak makan sayur dan buah.
Sayur dan buah merupakan sumber vitamin dan mineral. Berarti, dengan mengonsumsi sayur dan buah lebih banyak akan memberikan asupan vitamin dan mineral lebih banyak juga untuk memenuhi kebutuhan gizi janin dan ibu. Selain itu, serat yang tinggi dalam sayur dan buah dapat membantu melancarkan proses pencernaan dan mencegah sembelit. Kebutuhan sayur dan buah perempuan yang sedang hamil adalah lima sajian per hari. Artinya, jika ibu hanya mengonsumsi dua sajian sayur per hari, ibu perlu mengonsumsi buah minimum tiga kali per hari.
pola-makan-sayur-buah
Makanan yang merupakan sumber vitamin C, seperti jeruk, tomat, brokoli, dan kentang sangat dibutuhkan ibu hamil. Beberapa jus yang tersedia di pasaran juga mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi sehingga boleh dikonsumsi ibu hamil. Vitamin C ini sangat diperlukan tubuh untuk menyerap zat besi dengan lebih baik. Zat besi yang tercukupi akan mencegah ibu dari anemia atau kurang darah selama kehamilan.

4. Pastikan kebutuhan zat besi tercukupi.
Daging, sayuran berdaun hijau, buah-buahan kering, dan kacang-kacangan merupakan bahan makanan sumber zat besi. Apabila ibu yang sedang hamil kurang mengonsumsi makanan sumber zat besi, ibu tidak perlu takut kekurangan zat besi. Pasalnya, beberapa produk makanan seperti susu dan sereal sudah ada yang difortifikasikan (diperkaya) dengan zat besi. Mengonsumsi zat besi dalam jumlah cukup sangat dianjurkan bagi ibu hamil. Jika kekurangan zat besi, ibu hamil akan mudah letih dan mungkin menderita anemia. Apabila hal ini terjadi, ibu memerlukan suplemen zat besi.

5. Pastikan kebutuhan kalsium tercukupi.
Produk olahan susu seperti keju, susu skim, dan yoghurt merupakan makanan kaya akan kalsium. Selain itu, kita dapat meningkatkan asupan kalsium dari ikan sarden, roti, dan sayuran berdaun hijau. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tersebut setiap hari karena kalsium penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi.
read more.... my soul: remaja

ayo berinternet sehat

Internet merupakan sebuah jaringan global yang memungkinkan komunikasi antar kota dan bahkan antar negara dapat dilakukan dengan biaya yang murah. Kita bisa mengirim surat elektronik (e-mail), ngobrol (chatting), mendengarkan radio (streaming) dan mencari informasi (browsing) dengan siapapun, darimanapun dan kemanapun dengan biaya pulsa telepon lokal. Kita bisa pula "bertelepon" ke luar negeri, juga dengan pulsa lokal. Internet dipadati dengan materi pendidikan dan hiburan.
Ingatlah, tidak seluruh isi di Internet dapat bermanfaat bagi kita. Beberapa isinya bahkan cenderung merugikan kita, anak-anak dan murid. Materi yang merugikan tersebut terdapat di situs-situs negatif, misalnya pornografi, madat, rasisme, kekerasan dan perjudian. Di Internet dapat pula terjadi pelanggaran privasi, perendahan martabat dan pelecehan seksual ringan maupun berat.

Tetapi jangan kuatir, dengan kerjasama kita, pengaruh negatif di Internet dapat kita kecilkan sekaligus mengoptimalkan manfaat positifnya. Untuk itulah maka komunitas Internet di Indonesia yang peduli dengan "sehat"-nya Internet menjalankan program Internet Sehat dengan tujuan:

- membantu mengkampanyekan citra Internet sebagai media pendidikan dan hiburan yang positif bagi institusi keluarga dan institusi pendidikan.
- membantu memberikan informasi dan materi acuan yang memadai bagi orang tua dan guru dalam menyikapi perkembangan Internet dan dampaknya.
- membantu mengupayakan peningkatan penetrasi Internet di Indonesia dari pelanggan rumahan (keluarga) dan dari komunitas pendidikan secara aman dan bertanggung-jawab (aman bagi anak dan murid dengan tanggung-jawab orang-tua dan guru dalam memberikan pengawasan dan bimbingan).
read more.... my soul: remaja

Rabu, 31 Maret 2010

ketika aku jatuh

Allahu Rabbi aku minta izin Bila suatu saat aku jatuh cinta Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi Aku punya pinta Bila suatu saat aku jatuh cinta Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengankasih-Mu dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi Bila suatu saat aku jatuh hati Pertemukanlah kami Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku Anugerahkanlah aku cinta-Mu... Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu read more.... my soul: remaja

Jumat, 05 Maret 2010

cintamu palsu

Alhamdulillah hamdan katsiron thoyyiban mubarokan fih kamaa yuhibbu Robbuna wa yardho, wa asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa asy-hadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuluh. Allahumma sholli ‘ala Nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Saudaraku yang semoga selalu mendapatkan taufik Allah Ta’ala. Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penutup para Nabi, tidak ada Nabi lagi sesudah beliau. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki kedudukan yang mulia dengan syafa’at al ‘uzhma pada hari kiamat kelak. Itulah di antara keistimewaan Abul Qosim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seorang muslim punya kewajiban mencintai beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dari makhluk lainnya. Inilah landasan pokok iman.
Engkau Harus Mencintai Nabimu Shalallallahu alihi wa sallam
Saudaraku, itulah yang harus dimiliki setiap muslim yaitu hendaklah Nabinya lebih dia cintai dari makhluk lainnya. Mari kita simak bersama firman Allah Ta’ala,
قُلْ إِنْ كَانَ آَبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
“Katakanlah: ‘Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.’ Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (Qs. At Taubah: 24)

Ibnu Katsir mengatakan, “Jika semua hal-hal tadi lebih dicintai daripada Allah dan Rasul-Nya, serta berjihad di jalan Allah, maka tunggulah musibah dan malapetaka yang akan menimpa kalian.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 4/124)
Ancaman keras inilah yang menunjukkan bahwa mencintai Rasul dari makhluk lainnya adalah wajib. Bahkan tidak boleh seseorang mencintai dirinya hingga melebihi kecintaan pada nabinya.
‘Abdullah bin Hisyam berkata, “Kami pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau memegang tangan Umar bin Khaththab –radiyallahu ‘anhu-. Lalu Umar –radhiyallahu ‘anhu- berkata,
لأنت أحب إلي من كل شيء إلا من نفسي
“Ya Rasulullah, sungguh engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali terhadap diriku sendiri.”
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,
لا والذي نفسي بيده حتى أكون أحب إليك من نفسك
“Tidak, demi yang jiwaku berada di tangan-Nya (imanmu belum sempurna). Tetapi aku harus lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.”
Kemudian ‘Umar berkata,
فإنه الآن والله لأنت أحب إلي من نفسي
“Sekarang, demi Allah. Engkau (Rasulullah) lebih aku cintai daripada diriku sendiri.”
Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,
الآن يا عمر
“Saat ini pula wahai Umar, (imanmu telah sempurna).” (HR. Bukhari) [Bukhari: 86-Kitabul Iman wan Nudzur, 2 - Bab Bagaimana Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersumpah]
Al Bukhari membawakan dalam kitabnya: Bab Mencintai Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah bagian dari iman. An Nawawi membawakan dalam Shahih Muslim: Bab-Wajibnya Mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dari kecintaan pada keluarga, anak, orang tua, dan manusia seluruhnya.
Dalam bab tersebut, Anas bin Malik mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
“Salah seorang di antara kalian tidak akan beriman sampai aku lebih dia cintai daripada anaknya, orang tuanya bahkan seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Semua Cinta Butuh Bukti
Cinta bukanlah hanya klaim semata. Semua cinta harus dengan bukti. Di antara bentuk cinta pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah ittiba’ (mengikuti), taat dan berpegang teguh pada petunjuknya.
Karena ingatlah, ketaatan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah buah dari kecintaan.
Penyair Arab mengatakan:
لَوْ كَانَ حُبُّكَ صَادِقاً لَأَطَعْتَهُ
إِنَّ المُحِبَّ لِمَنْ يُحِبُّ مُطِيْعٌ
Sekiranya cintamu itu benar niscaya engkau akan mentaatinya
Karena orang yang mencintai tentu akan mentaati orang yang dicintainya
Cinta pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah dengan melatunkan nasyid atau pun sya’ir yang indah, namun enggan mengikuti sunnah beliau. Hakikat cinta pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah dengan mengikuti (ittiba’) setiap ajarannya dan mentaatinya. Semakin seseorang mencintai Nabinya maka dia juga akan semakin mentaatinya. Dari sinilah sebagian salaf mengatakan:
لهذا لما كَثُرَ الأدعياء طُولبوا بالبرهان ,قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمْ اللَّهُ
Tatkala banyak orang yang mengklaim mencintai Allah, mereka dituntut untuk mendatangkan bukti. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Ali Imron: 31)
Seorang ulama mengatakan:
لَيْسَ الشَّأْنُ أَنْ تُحِبَّ وَلَكِن الشَّأْنُ أَنْ تُحَبْ
Yang terpenting bukanlah engkau mencintai-Nya. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa dicintai-Nya.
Yang terpenting bukanlah engkau mencintai Nabimu. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa mendapatkan cinta nabimu. Begitu pula, yang terpenting bukanlah engkau mencintai Allah. Namun yang terpenting adalah bagaimana engkau bisa dicintai-Nya. (Lihat Syarh ‘Aqidah Ath Thohawiyah, 20/2)
Allah sendiri telah menjelaskan bahwa siapa pun yang mentaati Rasul-Nya berarti dia telah mentaati-Nya. Allah Ta’ala berfirman,
مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ وَمَنْ تَوَلَّى فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا
“Barangsiapa yang mentaati Rasul, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” (Qs. An-Nisa’: 80)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memerintahkan kita untuk berpegang teguh pada ajarannya. Sebagaimana hal ini terdapat dalam hadits,
فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ
“Berpegangteguhlah dengan sunnahku dan sunnah khulafa’ur rosyidin yang mendapatkan petunjuk (dalam ilmu dan amal). Pegang teguhlah sunnah tersebut dengan gigi geraham kalian.” (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban. At Tirmidizi mengatakan hadits ini hasan shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targhib wa At Tarhib no. 37)
Salah seorang khulafa’ur rosyidin dan manusia terbaik setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu mengatakan,
لَسْتُ تَارِكًا شَيْئًا كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَعْمَلُ بِهِ إِلَّا عَمِلْتُ بِهِ إِنِّي أَخْشَى إِنْ تَرَكْتُ شَيْئًا مِنْ أَمْرِهِ أَنْ أَزِيْغَ
“Tidaklah aku biarkan satupun yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang.” (HR. Abu Daud no. 2970. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa atsar ini shohih)
Itulah saudaraku di antara bukti seseorang mencintai nabinya –shallallahu ‘alaihi wa sallam- yaitu dengan mentaati, mengikuti dan meneladani setiap ajarannya.
Kebalikan Cinta
Dari penjelasan di atas terlihat bahwa di antara bukti cinta adalah mentaati dan ittiba’ pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Berarti kebalikan dari hal ini adalah enggan mentaatinya dan melakukan suatu ibadah yang tidak ada ajarannya. Karena sebagaimana telah kami jelaskan di muka bahwa setiap orang pasti akan mentaati dan mengikuti orang yang dicintai.
Dari sini berarti setiap orang yang melakukan suatu ajaran yang tidak ada tuntunan dari Nabinya dan membuat-buat ajaran baru yang tidak ada asal usulnya dari beliau, walaupun dengan berniat baik dan ikhlash karena Allah Ta’ala, maka ungkapan cinta Nabi pada dirinya patut dipertanyakan.
Karena ingatlah di samping niat baik, seseorang harus mendasari setiap ibadah yang dia lakukan dengan selalu mengikuti tuntunan Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Itulah yang engkau harus pahami saudaraku, sebagaimana engkau akan mendapati hal ini dalam perkataan Al Fudhail berikut.
Al Fudhail bin ‘Iyadh tatkala berkata mengenai firman Allah,
لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
“Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. Al Mulk [67]: 2), beliau mengatakan, “Yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (sesuai tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).”
Lalu Al Fudhail berkata, “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, amalan tersebut tidak akan diterima. Begitu pula, apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun tidak ikhlas, amalan tersebut juga tidak akan diterima.” (Jami’ul Ulum wal Hikam, hal. 19)
Perkataan Fudhail di atas memiliki dasar dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718)
Itulah saudaraku yang dikenal dengan istilah bid’ah. Amalan apa saja yang tidak mengikuti tuntunan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam akan tertolak, walaupun yang melakukan berniat baik atau ikhlash. Karena niat baik semata tidaklah cukup, sampai amalan seseorang dibarengi dengan megikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Setelah kita mengetahui muqodimah di atas, sekarang kita akan menelusuri lebih jauh, apakah betul cinta Nabi harus dibuktikan dengan mengenang hari kelahiran beliau dalam acara maulid Nabi sebagaimana yang dilakukan sebagian kaum muslimin? Silakan simak pembahasan berikut ini.
Sejarah Maulid Nabi
Jika kita menelusuri dalam kitab tarikh (sejarah), perayaan Maulid Nabi tidak kita temukan pada masa sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan empat Imam Madzhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad), padahal mereka adalah orang-orang yang sangat cinta dan mengagungkan Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah orang-orang yang paling paham mengenai sunnah Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan paling semangat dalam mengikuti setiap ajaran beliau.
Perlu diketahui pula bahwa -menurut pakar sejarah yang terpercaya-, yang pertama kali mempelopori acara Maulid Nabi adalah Dinasti ‘Ubaidiyyun atau disebut juga Fatimiyyun (silsilah keturunannya disandarkan pada Fatimah). Sebagai buktinya adalah penjelasan berikut ini.
Al Maqriziy, seorang pakar sejarah mengatakan, “Para khalifah Fatimiyyun memiliki banyak perayaan sepanjang tahun. Ada perayaan tahun baru, hari ‘Asyura, maulid (hari kelahiran) Nabi, maulid Ali bin Abi Thalib, maulid Hasan dan Husain, maulid Fatimah al Zahra, maulid khalifah yang sedang berkuasa, perayaan malam pertama bulan Rajab, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Sya’ban, perayaan malam pertengahan bulan Rajab, perayaan malam pertama bulan Ramadhan, perayaan malam penutup Ramadhan, perayaan ‘Idul Fithri, perayaan ‘Idul Adha, perayaan ‘Idul Ghadir, perayaan musim dingin dan musim panas, perayaan malam Al Kholij, hari Nauruz (Tahun Baru Persia), hari Al Ghottos, hari Milad (Natal), hari Al Khomisul ‘Adas (3 hari sebelum paskah), dan hari Rukubaat.” (Al Mawa’izh wal I’tibar bi Dzikril Khutoti wal Atsar, 1/490. Dinukil dari Al Maulid, hal. 20 dan Al Bida’ Al Hawliyah, hal. 145-146)
Asy Syaikh Bakhit Al Muti’iy, mufti negeri Mesir dalam kitabnya Ahsanul Kalam (hal. 44) mengatakan bahwa yang pertama kali mengadakan enam perayaan maulid yaitu: perayaan Maulid (hari kelahiran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maulid ‘Ali, maulid Fatimah, maulid Al Hasan, maulid Al Husain –radhiyallahu ‘anhum- dan maulid khalifah yang berkuasa saat itu yaitu Al Mu’izh Lidinillah (keturunan ‘Ubaidillah dari dinasti Fatimiyyun) pada tahun 362 H.
Begitu pula Asy Syaikh ‘Ali Mahfuzh dalam kitabnya Al Ibda’ fi Madhoril Ibtida’ (hal. 251) dan Al Ustadz ‘Ali Fikriy dalam Al Muhadhorot Al Fikriyah (hal. 84) juga mengatakan bahwa yang mengadakan perayaan Maulid pertama kali adalah ‘Ubaidiyyun (Fatimiyyun). (Dinukil dari Al Maulid, hal. 20)
Fatimiyyun yang Sebenarnya
Kebanyakan orang belum mengetahui siapakah Fatimiyyun atau ‘Ubaidiyyun. Seolah-olah Fatimiyyun ini adalah orang-orang sholeh dan punya i’tiqod baik untuk mengagungkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tetapi senyatanya tidak demikian. Banyak ulama menyatakan sesatnya mereka dan berusaha membongkar kesesatan mereka.
Al Qodhi Al Baqillaniy menulis kitab khusus untuk membantah Fatimiyyun yang beliau namakan Kasyful Asror wa Hatkul Astar (Menyingkap rahasia dan mengoyak tirai). Dalam kitab tersebut, beliau membuka kedok Fatimiyyun dengan mengatakan, “Mereka adalah suatu kaum yang menampakkan pemahaman Rafidhah (Syi’ah) dan menyembunyikan kekufuran semata.”
Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni Ad Dimasqiy mengatakan, “Tidak disangsikan lagi, jika kita melihat pada sejarah kerajaan Fatimiyyun, kebanyakan dari raja (penguasa) mereka adalah orang-orang yang zholim, sering menerjang perkara yang haram, jauh dari melakukan perkara yang wajib, paling semangat dalam menampakkan bid’ah yang menyelisihi Al Kitab dan As Sunnah, dan menjadi pendukung orang munafik dan ahli bid’ah. Perlu diketahui, para ulama telah sepakat bahwa Daulah Bani Umayyah, Bani Al ‘Abbas (‘Abbasiyah) lebih dekat pada ajaran Allah dan Rasul-Nya, lebih berilmu, lebih unggul dalam keimanan daripada Daulah Fatimiyyun. Dua daulah tadi lebih sedikit berbuat bid’ah dan maksiat daripada Daulah Fatimiyyun. Begitu pula khalifah kedua daulah tadi lebih utama daripada Daulah Fatimiyyun.”
Beliau rahimahullah juga mengatakan, “Bani Fatimiyyun adalah di antara manusia yang paling fasik (banyak bermaksiat) dan paling kufur.” (Majmu’ Fatawa, 35/127)
Bani Fatimiyyun atau ‘Ubaidiyyun juga menyatakan bahwa mereka memiliki nasab (silsilah keturunan) sampai Fatimah. Ini hanyalah suatu kedustaan. Tidak ada satu pun ulama yang menyatakan demikian.
Ahmad bin ‘Abdul Halim juga mengatakan dalam halaman yang sama, “Sudah diketahui bersama dan tidak bisa disangsikan lagi bahwa siapa yang menganggap mereka di atas keimanan dan ketakwaan atau menganggap mereka memiliki silsilah keturunan sampai Fatimah, sungguh ini adalah suatu anggapan tanpa dasar ilmu sama sekali. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.” (QS. Al Israa’: 36).
Begitu juga Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali orang yang bersaksi pada kebenaran sedangkan mereka mengetahuinya.” (QS. Az Zukhruf: 86). Allah Ta’ala juga mengatakan saudara Yusuf (yang artinya), “Dan kami hanya menyaksikan apa yang kami ketahui.” (QS. Yusuf: 81). Perlu diketahui bahwa tidak ada satu pun ulama yang menyatakan benarnya silsilah keturunan mereka sampai pada Fatimah.”
Begitu pula Ibnu Khallikan mengatakan, “Para ulama peneliti nasab mengingkari klaim mereka dalam nasab [yang katanya sampai pada Fatimah].” (Wafayatul A’yan, 3/117-118)
Perhatikanlah pula perkataan Al Maqrizy di atas, begitu banyak perayaan yang dilakukan oleh Fatimiyyun dalam setahun, kurang lebih ada 25 perayaan. Bahkan lebih parah lagi mereka juga mengadakan perayaan hari raya orang Majusi dan Nashrani yaitu hari Nauruz (Tahun Baru Persia), hari Al Ghottos, hari Milad (Natal), dan hari Al Khomisul ‘Adas (perayaan tiga hari selelum Paskah). Ini pertanda bahwa mereka jauh dari Islam. Bahkan perayaan-perayaan maulid yang diadakan oleh Fatimiyyun tadi hanyalah untuk menarik banyak masa supaya mengikuti madzhab mereka. Jika kita menilik aqidah mereka, maka akan nampak bahwa mereka memiliki aqidah yang rusak dan mereka adalah pelopor dakwah Batiniyyah yang sesat. (Lihat Al Bida’ Al Hawliyah, 146, 158)
‘Abdullah At Tuwaijiriy mengatakan, “Al Qodhi Abu Bakr Al Baqillaniy dalam kitabnya ‘yang menyingkap rahasia dan mengoyak tirai Bani ‘Ubaidiyyun’, beliau menyebutkan bahwa Bani Fatimiyyun adalah keturunan Majusi.
Cara beragama mereka lebih parah dari Yahudi dan Nashrani. Bahkan yang paling ekstrim di antara mereka mengklaim ‘Ali sebagai ilah (Tuhan yang disembah) atau ada sebagian mereka yang mengklaim ‘Ali memiliki kenabian. Sungguh Bani Fatimiyyun ini lebih kufur dari Yahudi dan Nashrani.
Al Qodhi Abu Ya’la dalam kitabnya Al Mu’tamad menjelaskan panjang lebar mengenai kemunafikan dan kekufuran Bani Fatimiyyun. Begitu pula Abu Hamid Al Ghozali membantah aqidah mereka dalam kitabnya Fadho-ihul Bathiniyyah (Mengungkap kesalahan aliran Batiniyyah).” (Al Bida’ Al Hawliyah, 142-143)
Inilah sejarah yang kelam dari Maulid Nabi. Namun, kebanyakan orang tidak mengetahui sejarah ini atau mungkin sengaja menyembunyikannya.

Dari penjelasan di atas dapat kita tarik kesimpulan:
1. Maulid Nabi tidak ada asal usulnya sama sekali dari salafush sholeh. Tidak kita temukan pada sahabat atau para tabi’in yang merayakannya, bahkan dari imam madzhab.
2. Munculnya Maulid Nabi adalah pada masa Daulah Fatimiyyun sekitar abad tiga Hijriyah. Daulah Fatimiyyun sendiri dibinasakan oleh Shalahuddin Al Ayubi pada tahun 546 H.
3. Fatimiyyun memiliki banyak penyimpangan dalam masalah aqidah sampai aliran ekstrim di antara mereka mengaku Ali sebagai Tuhan. Fatimiyyun adalah orang-orang yang gemar berbuat bid’ah, maksiat dan jauh dari ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya.
4. Merayakan Maulid Nabi berarti telah mengikuti Daulah Fatimiyyun yang pertama kali memunculkan perayaan maulid. Dan ini berarti telah ikut-ikutan dalam tradisi orang yang jauh dari Islam, senang berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunannya, telah menyerupai di antara orang yang paling fasiq dan paling kufur. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
5. مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
6. “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus)
Sikap Ahlus Sunnah dalam Menyikapi Perayaan Maulid Nabi
[Pertama] Ahmad bin Abdul Halim Al Haroni Ad Dimasqi mengatakan, “Adapun melaksanakan perayaan tertentu selain dari hari raya yang disyari’atkan (yaitu Idul Fithri dan Idul Adha) seperti perayaan pada sebagian malam dari bulan Rabi’ul Awwal (yang disebut dengan malam Maulid Nabi), perayaan pada sebagian malam Rojab, hari ke-8 Dzulhijjah, awal Jum’at dari bulan Rojab atau perayaan hari ke-8 Syawal -yang dinamakan orang yang sok pintar (alias bodoh) dengan ‘Idul Abror-; ini semua adalah bid’ah yang tidak dianjurkan oleh para salaf (sahabat yang merupakan generasi terbaik umat ini) dan mereka juga tidak pernah melaksanakannya.” (Majmu’ Fatawa, 25/298)
[Kedua] Muhammad bin ‘Abdus Salam Khodr Asy Syuqairiy membawakan pasal “Di bulan Rabi’ul Awwal dan Bid’ah Maulid”. Dalam pasal tersebut, beliau rahimahullah mengatakan, “Bulan Rabi’ul Awwal ini tidaklah dikhusukan dengan shalat, dzikr, ‘ibadah, nafkah atau sedekah tertentu. Bulan ini bukanlah bulan yang di dalamnya terdapat hari besar Islam seperti berkumpul-kumpul dan adanya ‘ied sebagaimana digariskan oleh syari’at. … Bulan ini memang adalah hari kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sekaligus pula bulan ini adalah waktu wafatnya beliau. Bagaimana seseorang bersenang-senang dengan hari kelahiran beliau sekaligus juga kematiannya [?] Jika hari kelahiran beliau dijadikan perayaan, maka itu termasuk perayaan yang bid’ah yang mungkar. Tidak ada dalam syari’at maupun dalam akal yang membenarkan hal ini.
Jika dalam maulid terdapat kebaikan, lalu mengapa perayaan ini dilalaikan oleh Abu Bakar, ‘Umar, Utsman, ‘Ali, dan sahabat lainnya, juga tabi’in dan yang mengikuti mereka [?] Tidak disangsikan lagi, perayaan yang diada-adakan ini adalah kelakuan orang-orang sufi, orang yang serakah pada makanan, orang yang gemar menyiakan waktu dengan permainan sia-sia dan pengagung bid’ah…”
Lalu beliau melanjutkan dengan perkataan yang menghujam, “Lantas faedah apa yang bisa diperoleh, pahala apa yang bisa diraih dari penghamburan harta yang memberatkan [?]” (As Sunan wal Mubtada’at Al Muta’alliqoh Bil Adzkari wash Sholawat, 138-139)
[Ketiga] Seorang ulama Malikiyah, Syaikh Tajuddin ‘Umar bin ‘Ali –yang lebih terkenal dengan Al Fakihaniy- mengatakan bahwa maulid adalah bid’ah madzmumah (bid’ah yang tercela). Beliau memiliki kitab tersendiri yang beliau namakan “Al Mawrid fil Kalam ‘ala ‘Amalil Mawlid (Pernyataan mengenai amalan Maulid)”.
Beliau rahimahullah mengatakan, “Aku tidak mengetahui bahwa maulid memiliki dasar dari Al Kitab dan As Sunnah sama sekali. Tidak ada juga dari satu pun ulama yang dijadikan qudwah (teladan) dalam agama menunjukkan bahwa maulid berasal dari pendapat para ulama terdahulu. Bahkan maulid adalah suatu bid’ah yang diada-adakan, yang sangat digemari oleh orang yang senang menghabiskan waktu dengan sia-sia, sangat pula disenangi oleh orang serakah pada makanan.
Kalau mau dikatakan maulid masuk di mana dari lima hukum taklifi (yaitu wajib, sunnah, mubah, makruh dan haram), maka yang tepat perayaan maulid bukanlah suatu yang wajib secara ijma’ (kesepakatan para ulama) atau pula bukan sesuatu yang dianjurkan (sunnah). Karena yang namanya sesuatu yang dianjurkan (sunnah) tidak dicela orang yang meninggalkannya. Sedangkan maulid tidaklah dirayakan oleh sahabat, tabi’in dan ulama sepanjang pengetahuan kami. Inilah jawabanku terhadap hal ini. Dan tidak bisa dikatakan merayakan maulid itu mubah karena yang namanya bid’ah dalam agama –berdasarkan kesepakatan para ulama kaum muslimin- tidak bisa disebut mubah. Jadi, maulid hanya bisa kita katakan terlarang atau haram.” (Al Hawiy Lilfatawa lis Suyuthi, 1/183)
Pembelaan Sebagian Orang Dalam Masalah Maulid
[Pertama] Maulid adalah Bentuk Rasa Syukur, Pengagungan dan Penghormatan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Cukup kami jawab, kalau memang maulid adalah bentuk syukur, mengapa sejak generasi sahabat hingga imam mazhab yang empat tidak ada yang melakukan perayaan ini[?] Apakah keimanan mereka lebih rendah dibanding orang-orang sekarang yang merayakannya[?] Apakah orang ini menyangka lebih mendapat petunjuk daripada generasi awal tersebut[?]
Semoga kita dapat merenungkan perkataan para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah berikut.
لَوْ كَانَ خَيرْاً لَسَبَقُوْنَا إِلَيْهِ
“Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita untuk melakukannya.”
Inilah perkataan para ulama pada setiap amalan atau perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat. Mereka menggolongkan perbuatan semacam ini sebagai bid’ah. Karena para sahabat tidaklah melihat suatu kebaikan kecuali mereka akan segera melakukannya. (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, pada tafsir surat Al Ahqof ayat 11)
Juga kami katakan, “Mengapa ucapan syukur, penghormatan dan pengagungan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hanya sekali dalam setahun, hanya pada 12 Rabi’ul Awwal? Mengagungkan, mencintai beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bersyukur bukan hanya sekali setahun, namun setiap saat dengan mentaati dan selalu ittiba’ pada beliau.”
[Kedua] Maulid Nabi adalah Bid’ah Hasanah (Bid’ah yang baik)
Perkataan ini muncul karena mereka melihat para ulama yang membagi bid’ah menjadi bid’ah hasanah (baik) dan bid’ah sayyi’ah atau dholalah (sesat/jelek). Jadi menurut mereka tidak semua bid’ah itu sesat.
Ingatlah saudaraku, bid’ah dalam hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak dikenal sama sekali adanya bid’ah hasanah. Bahkan yang dikatakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan diyakini oleh sahabat, setiap bid’ah adalah sesat.
Perhatikanlah sabda Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam berikut.
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ
“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan (bid’ah) dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Muslim no. 867)
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,
اتَّبِعُوا، وَلا تَبْتَدِعُوا فَقَدْ كُفِيتُمْ، كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلالَةٌ
“Ikutilah (petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam), janganlah membuat bid’ah. Karena (sunnah) itu sudah cukup bagi kalian. Semua bid’ah adalah sesat.” (Diriwayatkan oleh Ath Thobroniy dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 8770. Al Haytsamiy mengatakan dalam Majma’ Zawa’id bahwa para perowinya adalah perawi yang dipakai dalam kitab shohih)
Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata,
كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ ، وَإِنْ رَآهَا النَّاسُ حَسَنَةً
“Setiap bid’ah adalah sesat, walaupun manusia menganggapnya baik.” (Lihat Al Ibanah Al Kubro li Ibni Baththoh, 1/219, Asy Syamilah)
Lihatlah perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat. Kita akan melihat bahwa mereka mengatakan semua bid’ah itu sesat, tanpa ada pengecualian.
Bagaimana jika ada yang mengatakan bahwa ‘Umar bin Al Khaththab pernah menyatakan bahwa shalat tarawih yang dia hidupkan adalah “sebaik-baik bid’ah”? Dari perkataan beliau ini menurut mereka, ada bid’ah hasanah (yang baik).
Sanggahan: Ingatlah para sahabat tidak mungkin melakukan bid’ah. Yang dimaksud dengan bid’ah dalam perkataan ‘Umar adalah bid’ah secara bahasa Arab yang berarti sesuatu yang baru.
Jika ada yang masih ngotot bahwa tidak semua bid’ah sesat, ada di sana bid’ah yang baik (hasanah), maka cukup kami katakan: Kalau ‘Umar menghidupkan shalat tarawih dan beliau katakan sebagai bid’ah, hal ini ada dalil dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena dulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga melaksanakan shalat tarawih di awal-awal Ramadhan. Namun karena takut amalan tersebut dianggap wajib, maka beliau tidak menunaikannya lagi. Jadi, intinya ‘Umar memiliki dasar dari perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sekarang, apa maulid Nabi memiliki dasar dari beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana shalat tarawih yang dihidupkan oleh ‘Umar[?] Jawabannya tidak sama sekali. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah merayakan hari kelahirannya, begitu pula para sahabat, tabi’in, dan para imam madzhab tidak ada yang merayakannya. Sehingga maulid tidak bisa kita sebut bid’ah hasanah. Yang lebih tepat maulid adalah bid’ah madzmumah (tercela) sebagaimana yang dikatakan oleh Asy Syuqairiy dan Al Fakihaniy yang telah kami sebutkan di atas.

[Ketiga] Niatannya Supaya Lebih Mengenal Sosok Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Mungkin ada yang berseloroh, kalau melakukannya dengan niatan ibadah maka bid’ah, tapi kalau sekedar memperingati agar lebih mengenal sosok Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maka mubah, bahkan bisa jadi sunnah atau wajib, karena setiap muslim wajib mengenal Nabinya.
Kita katakan kepadanya bahwa itu tidak benar! Sungguh ironis, seorang yang mengaku cinta kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengenalinya kok hanya setahun sekali?! Mengenal sosok beliau tidaklah dibatasi oleh bulan atau tanggal tertentu. Jika ia dibatasi oleh waktu tertentu, apalagi dengan cara tertentu pula, maka sudah masuk ke dalam lingkup bid’ah. Lebih dari itu, sangat mustahil atau kecil kemungkinannya bila tidak disertai niat merayakan hari kelahiran beliau, yang ini pun sesungguhnya sudah masuk ke dalam lingkup tasyabbuh (meniru-niru) orang-orang Nashrani yang dibenci oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri.
Mereka (orang Nashrani) merayakan kelahiran Nabi Isa melalui natalan, sedangkan mereka merayakan kelahiran Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui natalan. Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus)
Sudikah kita mengenal dan mengenang Nabi, namun beliau sendiri tidak suka dengan cara yang kita lakukan?! Dan siapa bilang harus mengenal sosok Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam cuma melalui acara maulid yang hanya diadakan sekali setahun[?] Bukankah masih ada cara lain yang sesuai tuntutan dan tidak tasyabbuh (meniru-niru) orang kafir.
[Keempat] Nabi memperingati hari kelahirannya dengan berpuasa

Sebagian beralasan dengan puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Senin, karena pada hari tersebut adalah hari kelahirannya. Ini berarti hari kelahiran boleh dirayakan. Ketika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanyakan mengenai puasa pada hari Senin, beliau pun menjawab,
ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ
“Hari tersebut adalah hari kelahiranku, hari aku diangkat sebagai Rasul atau pertama kali aku menerima wahyu.” (HR. Muslim [Muslim: 14-Kitab Ash Shiyam, 36-Bab Anjuran Puasa Tiga Hari Setiap Bulannya])
Sanggahan: Bagaimana mungkin dalil di atas menjadi dalil untuk merayakan hari kelahiran beliau[?] Ini sungguh tidak tepat dalam berdalil. Lihatlah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah melaksanakan puasa pada tanggal kelahirannya yaitu tanggal 12 Rabiul Awwal, dan itu kalau benar pada tanggal tersebut beliau lahir. Karena dalam masalah tanggal kelahiran beliau masih terdapat perselisihan.
Yang beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan adalah puasa pada hari Senin bukan pada 12 Rabiul Awwal[!] Seharusnya kalau mau mengenang hari kelahiran Nabi dengan dalil di atas, maka perayaan Maulid harus setiap pekan bukan setiap tahun.
Penutup
Akhirnya, sulit dibenarkan jika perayaan Maulid Nabi dengan segala modelnya diklaim sebagai bentuk kebaikan dalam rangka mentaati dan mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Justru kebenaran ada pada pihak yang tidak merayakan Maulid, demi ketaatan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menjaga kebersihan ajaran Islam. Bukankah masih banyak sunnah-sunnah Rasul yang masih terbengkalai dan belum kita sentuh? Sungguh ironis, sekian banyak sunnah dilupakan, bahkan dilecehkan, sementara bid’ah maulid dibela mati-matian. Semoga kita terhindar dari pengaruh tipu daya para penyeru bid’ah dan kesesatan, yang lebih cenderung berbuat bid’ah bahkan terkadang tidak memahami sunnah Nabinya.
Terkahir. Saudaraku, kami menyinggung masalah Maulid ini bukanlah maksud kami untuk memecah belah kaum muslimin sebagaimana disangka oleh sebagian orang jika kami menyinggung bid’ah dan semacamnya. Yang hanya kami inginkan adalah bagaimana umat ini bisa bersatu di atas kebenaran dan di atas ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang benar. Yang kami inginkan adalah agar saudara kami mengetahui kebenaran dan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana yang kami ketahui. Kami tidak ingin saudara kami terjerumus dalam kesalahan sebagaimana tidak kami inginkan pada diri kami. Kami hanya ingin agar umat Islam mengetahui ajaran Islam yang benar dan mengetahui kekeliruan yang sering terjadi di tengah-tengah umat. Semoga maksud kami ini sama dengan perkataan Nabi Syu’aib,
إِنْ أُرِيدُ إِلَّا الْإِصْلَاحَ مَا اسْتَطَعْتُ وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
“Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (Qs. Hud [11]: 88)
Ingat sekali lagi bahwa cinta Nabi dibuktikan dengan meneladani dan mencontoh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukan dengan menyelisihi perintah atau melakukan sesuatu yang tidak ada tuntunannya.
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala wa alihi wa shohbihi wa sallam.
Rabu, 6 Rabi’ul Awwal 1430 H
Yang sangat butuh pada ampunan dan rahmat Rabbnya
Muhammad Abduh Tuasikal.
[Jazahullahu khoiron pada Ustadzuna Aris Munandar yang telah mengedit tulisan ini. Semoga Allah memberkahi ilmu dan umur beliau]
Referensi:
1. Al I’tishom, Abu Ishaq Ibrahim bin Musa Asy Syatibi, Asy Syamilah
2. Al Bida’ Al Hawliyah, ‘Abdullah bin ‘Abdil ‘Aziz bin Ahmad At Tuwaijiry, Darul Fadhilah,cetakan pertama, 1421 H
3. Al Hawiy Lilfatawa Lis Suyuthi, Jalaluddin ‘Abdurrahman bin Abi Bakr As Suyuthi, Darul Kutub Al ‘Ilmiyah, Beirut, cetakan pertama, 1421 H
4. Al Maulid, Syaikh Samir Al Maliki, Asy Syamilah
5. As Sunan wal Mubtada’at Al Muta’alliqoh Bil Adzkari wash Sholawat, Muhammad bin ‘Abdus Salam Khodr Asy Syaqiriy,Darul Fikr
6. Huququn Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam baina Al Ijlal wal Ikhlal, Dimuqoddimahi oleh Dr. Syaikh Sholeh bin Fauzan Al Fauzan
7. Iqtidho’ Ash Shirothil Mustaqim Lilmukholafati Ash-habil Jahim, Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni Ad Dimasqiy, Wizarot Asy Syu-un Al Islamiyah wal Awqof
8. Jami’ul Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab Al Hambali, Darul Hadits Kairo
9. Majmu’ Fatawa, Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni Ad Dimasqiy, Darul Wafa’
10. Syarh At Thohawiyah, Syaikh Sholeh bin ‘Abdul ‘Aziz Alu Syaikh, Asy Syamilah
11. Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Abul Fida’ Isma’il bin ‘Umar bin Katsir Al Qurosyiy Ad Dimasyqiy, Dar Thobi’ah, cetakan kedua, 1420 H
12. Wafayatul A’yan wa Anba-i Abna-iz Zaman, Abul ‘Abbas Syamsuddin Ahmad bin Muhammad Abu Bakr bin Khallikan, Tahqiq: Ihsan ‘Abbas, Dar Shodir-Beirut
***
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Muroja’ah: Ustadz Aris Munandar
Artikel www.muslim.or.id read more.... my soul: remaja

Kamis, 04 Maret 2010

Definition

Broken heart syndrome is a temporary heart condition brought on by stressful situations, such as the death of a loved one. Many people who have broken heart syndrome may have sudden chest pain or may think they're having a heart attack. These broken heart syndrome symptoms may be brought on by the heart's reaction to a surge of stress hormones. In broken heart syndrome, a part of your heart temporarily enlarges, a condition called cardiomyopathy.

First described medically in 1991 by Japanese doctors, the condition was originally called takotsubo cardiomyopathy. Takotsubo is a type of pot used by Japanese fishermen to capture octopuses. When doctors take X-ray images of a person who's experiencing broken heart syndrome, part of his or her heart resembles the pot. Today, the condition is also referred to as stress cardiomyopathy, stress-induced cardiomyopathy or apical ballooning syndrome.

Broken heart syndrome is treatable, and usually requires about a week to recover. read more.... my soul: remaja